Jabar  

Peringati Hantaru ke-65 Tahun ATR/BPN Kota Bekasi Targetkan Penyelesaian Sertifikat Tanah Sebelum Akhir Tahun

Tren IDN, Bekasi – Kantor Pertanahan (ATR/BPN) Kota Bekasi menggelar upacara peringatan Hari Tata Ruang (Hantaru) ke-65 tahun.

Kegiatan berlangsung dengan khidmat, ditandai dengan pemberian cenderamata kepada pegawai serta pemotongan tumpeng sebagai wujud syukur.Rabu (24/09/2025)

Kepala Kantor Pertanahan Kota Bekasi, Heri Purwanto, menjelaskan bahwa peringatan Hataru tahun ini menjadi momentum penting dalam mempertegas komitmen BPN untuk memberikan kepastian hukum kepada masyarakat, khususnya terkait kepemilikan tanah.

“Hari ini kita baru saja melaksanakan upacara peringatan Hataru ke-65. Amanat dari Kementerian ATR/BPN yang disampaikan oleh Bapak Nusron Wahid menegaskan bahwa hingga kini sudah ada 163,1 juta bidang tanah yang terdaftar di seluruh Indonesia. Pendaftaran ini akan terus kita lanjutkan demi kepastian hukum bagi masyarakat, termasuk di Kota Bekasi,” jelas Heri.

Lebih lanjut, Heri menuturkan bahwa kementerian juga menekankan pentingnya perlindungan lahan sawah agar tidak beralih fungsi.

“Hal ini untuk menjaga ketahanan pangan dan memastikan pemanfaatan lahan sesuai dengan tata ruang yang telah disusun pemerintah pusat, provinsi, maupun daerah,” ujarnya.

Terkait Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), Heri mengakui masih ada sejumlah bidang yang belum tuntas di tahun 2024.

Dari total ribuan bidang yang ditargetkan, tercatat sekitar 80 bidang masih dalam proses perbaikan akibat kesalahan pemetaan.

“Kami sudah menyelesaikan 8.500 bidang pada 2024, namun setelah dicek kembali ada kesalahan pemetaan sekitar 80 bidang. Itu sedang kami perbaiki, dan dalam waktu dekat segera selesai,” terang Heri.

Untuk tahun ini, Kantah Kota Bekasi menargetkan penyelesaian 5.000 bidang tanah, meski secara efisiensi seharusnya hanya 1.500 bidang.

“Kita tetap pada target 5.000 bidang, dan hingga kini sudah terealisasi sekitar 81 persen. Insya Allah, sebelum akhir Desember target bisa tercapai,” kata Heri.

Dalam kesempatan itu, Heri juga menegaskan bahwa isu mengenai ratusan sertifikat tahun 2024 yang belum selesai sudah diklarifikasi.

“Bukan belum jadi, tetapi sudah jadi. Hanya ada sekitar 80 bidang yang butuh perbaikan pemetaan. Sisanya selesai dan siap dibagikan,” tegasnya.

Heri menambahkan, idealnya seluruh bidang tanah di Kota Bekasi dapat terdaftar pada tahun 2025 mendatang.

“Ini adalah target besar kami, agar masyarakat memiliki kepastian hukum atas tanahnya masing-masing,” tutupnya. ***


Eksplorasi konten lain dari Tren IDN

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Eksplorasi konten lain dari Tren IDN

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca