Tren IDN, Bekasi – BursaPemilihan Kepala Desa (Pilkades) Sumberjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, mulai diwarnai munculnya sejumlah figur yang siap bertarung merebut kepercayaan masyarakat. Salah satu nama yang menjadi perhatian adalah bakal calon kepala desa (cakades) H. Dulloh Syafei.
Sosok H. Dulloh Syafei dikenal memiliki gaya komunikasi yang santai, terbuka, dan mudah diterima berbagai kalangan. Pendekatan tersebut membuatnya kerap dijuluki sebagian warga sebagai bakal calon kepala desa bergaya “Gen Z”, lantaran dinilai mampu menjalin komunikasi tanpa sekat dengan seluruh lapisan masyarakat.
Selama ini, H. Dulloh Syafei aktif membangun silaturahmi dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, kaum perempuan, hingga berbagai organisasi dan komunitas yang ada di Desa Sumberjaya. Menurutnya, membangun desa tidak bisa dilakukan hanya oleh seorang kepala desa, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Menjelang pelaksanaan Pilkades, H. Dulloh Syafei pun meminta doa, restu, dan dukungan masyarakat agar diberikan amanah untuk memimpin Desa Sumberjaya pada periode mendatang.
Menurutnya, perbedaan pilihan politik merupakan hal yang wajar dalam demokrasi. Namun, persatuan dan kekompakan masyarakat harus tetap menjadi prioritas utama.
“Saya datang bukan untuk membangun sekat, melainkan menjembatani kebersamaan. Desa Sumberjaya adalah milik seluruh warga. Siapa pun latar belakangnya, semuanya memiliki hak yang sama untuk ikut membangun desa agar semakin maju, aman, dan sejahtera,” kata H. Dulloh Syafei.
Ia menegaskan, jika diberikan amanah memimpin Desa Sumberjaya, dirinya berkomitmen menghadirkan pemerintahan desa yang terbuka, melayani, dan mengutamakan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.
“Kemajuan desa lahir dari persatuan. Saya ingin seluruh masyarakat merasa memiliki Sumberjaya. Ketika pemerintah desa dan masyarakat berjalan beriringan, maka pembangunan akan lebih cepat, pelayanan semakin baik, dan kesejahteraan warga bisa kita wujudkan bersama,” ujarnya.
Tak hanya itu, H. Dulloh Syafei juga mengajak masyarakat menjadikan Pilkades sebagai pesta demokrasi yang damai, bermartabat, dan penuh persaudaraan.
“Mari kita buktikan bahwa masyarakat Sumberjaya adalah masyarakat yang dewasa dalam berdemokrasi. Boleh berbeda pilihan, tetapi jangan sampai memutus tali silaturahmi. Persatuan adalah modal terbesar untuk membangun desa dan menjaga keutuhan bangsa Indonesia,” ucapnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menanamkan nilai-nilai Pancasila, gotong royong, serta rasa cinta tanah air dalam kehidupan bermasyarakat.
“Nasionalisme bukan hanya tentang mencintai Indonesia dalam ucapan, tetapi diwujudkan melalui tindakan nyata. Menjaga kerukunan, saling menghormati, membantu sesama, dan bersama-sama membangun desa adalah bentuk pengabdian kita kepada bangsa. Jika Sumberjaya maju karena warganya bersatu, maka kita telah ikut memperkuat Indonesia dari tingkat desa,” tuturnya.
H. Dulloh Syafei berharap seluruh tahapan Pilkades Sumberjaya dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
Ia mengajak seluruh masyarakat menjadikan momentum demokrasi desa sebagai ajang memperkuat persaudaraan serta memilih pemimpin terbaik demi masa depan Desa Sumberjaya yang lebih maju. ***
Eksplorasi konten lain dari Tren IDN
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.












