Tren Sukabumi – Kisah pilu dialami Nadya Putrinda Paramitha, siswi SDN Gandasoli, Kecamatan Cireunghas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Nadya viral di media sosial setelah video dirinya menangis karena gagal menyelesaikan Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat SD akibat pemadaman listrik saat perlombaan berlangsung.
Video yang diunggah akun Instagram @nanad.0814 itu telah ditonton jutaan kali dan menuai simpati dari warganet. Dalam unggahan tersebut disebutkan bahwa Nadya tidak dapat menuntaskan ujian OSN berbasis daring karena listrik tiba-tiba padam ketika kompetisi masih berlangsung.
“Gagal menyelesaikan OSN karena tiba-tiba ada pemadaman listrik di menit ke-32. Sakit hati banget, anak udah belajar berbulan-bulan, siang dan malam, malah berakhir seperti ini,” tulis akun tersebut dalam unggahannya yang dikutip Rabu (10/6/2026).
Pemadaman Listrik Lebih dari 4 Jam, Jaringan Internet Ikut Lumpuh
Menurut keterangan keluarga, pemadaman listrik terjadi pada Senin (8/6/2026) dan berlangsung lebih dari empat jam. Kondisi tersebut tidak hanya memutus aliran listrik, tetapi juga menyebabkan jaringan internet seluler di wilayah tersebut tidak dapat digunakan.
“Enggak bisa ya, karena pemadamannya total lebih dari 4 jam. Alhasil jaringan internet ikut mati, bahkan sekadar kirim WhatsApp saja tidak bisa,” ujar ibu Nadya dalam kolom komentar unggahan tersebut.
Akibat gangguan tersebut, Nadya kehilangan akses untuk melanjutkan pelaksanaan OSN secara online. Bahkan, berdasarkan informasi yang diterima keluarga, terdapat peserta dari sekolah lain yang juga terdampak oleh pemadaman listrik tersebut.
Sudah Ikhlas Meski Gagal Menuntaskan OSN
Meski sempat kecewa dan menangis, keluarga menyebut Nadya kini telah menerima kenyataan dan kembali bersemangat menjalani aktivitasnya.
“Insya Allah sekarang Nanad udah ikhlas, udah ceria lagi, udah senyum lagi. Makasih banyak buat ucapan semangat dan doa-doa dari kakak-kakak, om, dan tante,” tulis akun tersebut.
Keluarga mengaku terharu dengan dukungan yang datang dari berbagai daerah setelah video Nadya viral di media sosial.
“Nanad bacain satu-satu dan itu bikin dia semangat lagi. Semoga doa baiknya berbalik ke kalian semua ya,” lanjut unggahan tersebut.
Mereka berharap peristiwa yang dialami Nadya dapat menjadi pelajaran bagi peserta kompetisi daring lainnya untuk mempersiapkan berbagai kemungkinan kendala teknis.
“Jadikan postingan ini pelajaran buat kakak-kakak SMP dan SMA yang akan segera melaksanakan OSN juga, atau teman-teman yang nanti lolos ke tahap berikutnya. Persiapkan alat tempur semaksimal mungkin,” tulisnya.
PLN Sukabumi Sampaikan Permohonan Maaf
Setelah video tersebut menjadi viral dan mendapat perhatian luas dari masyarakat, pihak PLN Sukabumi diketahui mendatangi SDN Gandasoli untuk menyampaikan permohonan maaf secara langsung.
“Sudah ada perwakilan dari PLN Sukabumi yang datang untuk menyampaikan permohonan maaf atas pemadaman listrik hari Senin kemarin yang mengakibatkan Nanad gagal menyelesaikan OSN. Terima kasih atas itikad baik dan responnya,” tulis akun tersebut dalam unggahan terbaru.
Dalam foto yang dibagikan, terlihat Nadya didampingi pihak sekolah saat menerima kunjungan perwakilan PLN.
Meski kesempatan mengikuti OSN tidak dapat diulang, keluarga menyatakan Nadya telah menjadikan peristiwa tersebut sebagai pengalaman berharga dalam hidupnya.
“OSN tidak mungkin diulang, penyesalan pasti ada. Namun Nanad sudah mengikhlaskan dan menjadikan pengalaman ini sebagai pelajaran hidup yang berharga yang akan menempa dirinya agar tumbuh menjadi anak yang lebih kuat lagi,” tutupnya. ***
Eksplorasi konten lain dari Tren IDN
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.












