Tren IDN, Bekasi — Suasana haru mewarnai Deklarasi Akbar dan Doa Bersama Calon Kepala Desa Sumberjaya, H. Dulloh Syafei, di Lapangan RW 032 Perumahan Griya Asri 2, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Minggu (9/8/2026).
Di tengah rangkaian acara, Dulloh Syafei melakukan sungkeman kepada sang ibu, Hj. Nyainah. Ia kemudian mencium kaki ibunya sebagai bentuk penghormatan dan ungkapan bakti seorang anak kepada orang tua.
Momen tersebut berlangsung di hadapan para pendukung dan masyarakat yang hadir dalam deklarasi.
Dulloh mengatakan, restu dan doa kedua orang tuanya menjadi bagian penting dalam perjalanan hidupnya, termasuk ketika memutuskan maju dalam kontestasi Pilkades Sumberjaya periode 2026-2034.
“Di balik setiap langkah saya, ada doa dan perjuangan orang tua. Hari ini saya ingin meminta doa dan restu dari ibu. Bagi saya, doa seorang ibu adalah kekuatan yang tidak ternilai,” ujar Dulloh.
Diketahui, H. Dulloh Syafei merupakan putra dari H. Sahum dan Hj. Nyainah. Sebelum terjun dalam pencalonan kepala desa, Dulloh memiliki latar belakang sebagai anggota kepolisian.
Ia berharap perjalanan menuju Pilkades Sumberjaya dapat menjadi momentum untuk mempererat hubungan masyarakat.
“Saya memohon doa dari orang tua dan seluruh masyarakat Sumberjaya. Mari kita jalani proses ini dengan niat yang baik, tanpa saling menjatuhkan dan tanpa memutus tali silaturahmi,” katanya. ***
Eksplorasi konten lain dari Tren IDN
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.












