Reses Ahmad Bin Olim di Gandasari Fokus Kawal Aspirasi Warga: Masalah Pengangguran hingga Karpet Musala jadi Aspirasi Warga

Tren Bekasi — Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai kegiatan reses Anggota DPRD Kabupaten Bekasi, Ahmad Bin Olim, di Kampung Mariuk, Desa Gandasari, Cikarang Barat.

Dalam agenda Tahun Sidang II Masa Persidangan Kedua Tahun Anggaran 2026 ini, warga memanfaatkan momen tersebut untuk menyampaikan langsung berbagai kebutuhan dan harapan.

Dengan gaya santun dan terbuka, Ahmad Bin Olim mendengarkan satu per satu aspirasi warga, mulai dari persoalan sosial hingga kebutuhan fasilitas ibadah.

Syarif Hidayat, warga Gandasari, mengungkapkan kondisi karpet Musala Nurul Iman yang sudah tidak layak digunakan.

“Karpet musala sudah rusak, sementara belum ada anggaran. Kami berharap ada bantuan,” ujarnya.

Menanggapi hal itu, Ahmad Bin Olim langsung merespons cepat.

“Besok secepatnya kita survei. Kita lihat langsung kondisinya agar bisa segera ditindaklanjuti,” katanya.

Tak hanya itu, Ismail selaku Kaur Perencanaan Desa Gandasari juga menyampaikan keluhan terkait usulan Musrenbang yang dinilai belum banyak terealisasi.

“Kami berharap aspirasi masyarakat Gandasari bisa terus dikawal agar tidak berhenti di pengajuan saja,” kata Ismail.

Ahmad Bin Olim menegaskan komitmennya untuk mengawal setiap aspirasi yang disampaikan warga.

“Kami hadir di sini untuk memastikan suara masyarakat tidak hilang. Semua masukan akan kami catat dan perjuangkan sesuai mekanisme yang ada,” tegasnya.

Reses ini menjadi bukti bahwa komunikasi langsung antara wakil rakyat dan masyarakat tetap menjadi kunci dalam membangun kepercayaan publik, sekaligus memastikan pembangunan berjalan sesuai kebutuhan warga. ***


Eksplorasi konten lain dari Tren IDN

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Eksplorasi konten lain dari Tren IDN

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca