Tren Bekasi — Festival Rampak Bedug 2026 Desa Tridayasakti, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, resmi berakhir dengan penuh kemeriahan sekaligus menghasilkan para juara terbaik dari enam perwakilan Rukun Warga (RW) yang ikut berpartisipasi.
Kegiatan tahunan yang digelar pada Sabtu hingga Minggu, 5 April 2026 ini tidak hanya menjadi ajang hiburan dan silaturahmi pasca Idul Fitri, tetapi juga menjadi panggung kompetisi seni budaya yang menampilkan kreativitas dan kekompakan warga.
Sejak awal acara, ribuan masyarakat memadati lapangan utama hingga halaman Kantor Desa Tridayasakti untuk menyaksikan langsung penampilan para peserta.
Setiap kelompok tampil maksimal dengan membawakan pertunjukan rampak bedug yang memadukan irama, gerakan atraktif, serta kostum yang khas dan penuh warna.
Dentuman bedug yang dimainkan secara kompak menjadi daya tarik utama, menciptakan suasana meriah sekaligus menegaskan kekuatan tradisi budaya yang masih terjaga di tengah masyarakat.
Setelah melalui proses penilaian oleh dewan juri, panitia akhirnya mengumumkan para pemenang Festival Rampak Bedug 2026. RW 003 berhasil meraih Juara 1 berkat penampilan yang dinilai paling kompak, kreatif, dan memukau.
Sementara itu, posisi Juara 2 diraih oleh RW 005 yang tampil impresif dengan aransemen musik yang solid. Adapun Juara 3 diraih oleh RW 006 yang juga menunjukkan performa penuh semangat dan kekompakan tim.
Selain juara utama, panitia juga menetapkan juara harapan sebagai bentuk apresiasi kepada peserta lain yang tampil tak kalah menarik.
Juara Harapan 1 diraih RW 002, Harapan 2 RW 004, dan Harapan 3 RW 001.
Kepala Desa Tridayasakti, Suwardi Wada, mengapresiasi seluruh peserta yang telah memberikan penampilan terbaiknya dalam festival tahun ini.
“Seluruh peserta tampil luar biasa. Ini menunjukkan bahwa semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap budaya lokal masih sangat kuat di masyarakat,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa festival ini bukan semata soal menang atau kalah, tetapi lebih kepada menjaga tradisi serta mempererat hubungan sosial antarwarga.
“Yang terpenting adalah kebersamaan dan silaturahmi. Festival ini menjadi wadah untuk memperkuat persatuan masyarakat setelah merayakan Idul Fitri,” tambahnya.
Kemeriahan festival semakin lengkap dengan hadirnya komedian nasional, Aziz Gagap dan Daus Mini, yang sukses menghibur ribuan warga.
Tawa dan sorak sorai penonton mewarnai jalannya acara, terutama saat kedua komedian tampil di atas panggung.
Di sisi lain, Ketua Karang Taruna Desa Tridayasakti, Haryono Said, menyampaikan bahwa keberhasilan acara ini tidak lepas dari kerja keras para pemuda yang terlibat sejak awal.
“Kami bersama seluruh panitia bekerja maksimal agar acara berjalan lancar. Alhamdulillah hasilnya sesuai harapan, meriah dan mendapat respon positif dari masyarakat,” katanya.
Menurutnya, kompetisi rampak bedug ini juga menjadi sarana bagi generasi muda untuk menyalurkan kreativitas sekaligus belajar bekerja sama dalam tim.
Selain sebagai ajang perlombaan, festival ini juga berdampak pada peningkatan aktivitas ekonomi warga melalui kehadiran bazar UMKM dan pedagang kuliner yang ramai dikunjungi selama acara berlangsung.
Dengan suksesnya pelaksanaan Festival Rampak Bedug 2026, Pemerintah Desa Tridayasakti berharap kegiatan ini dapat terus dilestarikan dan dikembangkan menjadi agenda budaya unggulan yang tidak hanya dinantikan warga setempat, tetapi juga mampu menarik perhatian masyarakat lebih luas di masa mendatang. ***
Eksplorasi konten lain dari Tren IDN
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.










