Tren Bekasi – Pemerintah Desa (Pemdes) Tridayasakti, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, menempatkan penghijauan bantaran sungai sebagai program prioritas tahun 2026.
Program ini bertujuan memperkuat daerah aliran sungai (DAS), mencegah banjir dan longsor, sekaligus menciptakan lingkungan desa yang lebih hijau.
Kepala Desa Tridayasakti, Suwardi Wada, mengatakan program ini bersifat jangka panjang.
“Penghijauan bantaran sungai bukan sekadar kegiatan simbolis. Kami ingin sungai tetap stabil, bantaran tidak mudah longsor, dan air dapat terserap lebih baik,” ujarnya.
Pemdes Tridayasakti telah memetakan beberapa lokasi sebagai target penghijauan, termasuk Sungai Srengseng dan Kali Baru.
Berbagai jenis pohon ditanam, seperti Balsa dan tanaman keras lain, yang memiliki sistem akar kuat untuk menahan tanah serta meningkatkan resapan air.
Menurut pakar lingkungan, vegetasi di bantaran sungai mampu mengurangi erosi, memperlambat aliran air banjir, dan memperbaiki kualitas air.
Di beberapa daerah Indonesia, program serupa telah berhasil menekan risiko banjir, seperti di Lebak, Banten, dan Sigi, Sulawesi Tengah.
Suwardi menekankan pentingnya keterlibatan warga dalam menjaga pohon yang telah ditanam.
“Manfaat penghijauan akan kembali ke masyarakat, jadi kami mengajak warga aktif merawat lingkungan sungai,” ujarnya.
Program penghijauan bantaran sungai di Tridayasakti diharapkan menjadi fondasi menuju desa hijau, tangguh bencana, dan berkelanjutan, sejalan dengan komitmen Pemdes terhadap pelestarian lingkungan. ***
Eksplorasi konten lain dari Tren IDN
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.











