Tren Samarinda — Video yang memperlihatkan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kalimantan Timur, Arih Franata Filifus Sembiring, nyaris bersitegang dengan massa aksi di Kantor Gubernur Kaltim, Samarinda, viral di media sosial.
Dalam video yang diunggah akun media sosial Katakaltim.com, terlihat Arih Sembiring berulang kali mengingatkan massa aksi agar menjaga etika saat menyampaikan aspirasi kepada Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud.
Ia menegaskan bahwa gubernur tidak akan masuk ke ruangan apabila massa bertindak tidak sopan saat menyampaikan tuntutan.
“Kalau tidak sopan, gubernur tidak akan masuk,” ucap Arih dalam video yang beredar.
Namun, pernyataan tersebut justru memicu reaksi dari sejumlah peserta aksi. Massa yang berada di dalam ruangan tampak meminta Arih agar tidak terlalu banyak berbicara.
“Banyak bicara…!” teriak salah satu peserta aksi dalam video tersebut.
Situasi sempat memanas ketika Arih terus memberikan penjelasan di hadapan massa. Beberapa peserta aksi terlihat mulai melontarkan protes hingga suasana rapat menjadi tegang.
Peristiwa itu terjadi di Kantor Gubernur Kalimantan Timur, Kota Samarinda, Kamis (21/5/2026), dan langsung menjadi sorotan publik di media sosial.
Kolom komentar unggahan video itu pun dibanjiri beragam tanggapan warganet. Sebagian menilai Arih terlalu banyak berbicara saat situasi sedang panas.
Akun Facebook bernama Lukas Willhelman Raja Dhae menulis, “Jujur, terlalu banyak kalimat dari bapak ini, padahal yang lain sudah tenang.”
Komentar lain datang dari akun Risthab Setin Dwi Nainfoe yang menyebut, “Dia sendiri yang ngomong diulang-ulang terus, wajar orang marah.”
Sementara akun Ricky mengkritik gaya komunikasi pejabat tersebut dalam situasi aksi massa.
Ada pula warganet yang menilai suasana mulai memanas akibat cara penyampaian yang dianggap berlebihan.
Namun sebagian lainnya meminta masyarakat tetap menjaga ketertiban saat menyampaikan aspirasi.
Video tersebut hingga kini terus menjadi perbincangan dan telah mendapatkan ratusan komentar serta reaksi dari pengguna media sosial Facebook. ***
Eksplorasi konten lain dari Tren IDN
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.










