Tren Bekasi – Seorang warga Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, bernama Dedi Kurniawan diduga menjadi korban penipuan penjualan sebuah barang yang dilakukan oleh seorang pria berinisial AM, yang disebut-sebut merupakan warga Aceh.
Peristiwa tersebut bermula saat AM yang sebelumnya sempat tinggal di wilayah Tambun Selatan hendak pulang ke kampung halamannya di Aceh pada awal Ramadan. Meski sudah berada di Aceh, komunikasi antara Dedi dan AM disebut masih berjalan normal seperti biasa.
Menurut keterangan Dedi, dirinya kemudian berniat menitip pembelian sebuah barang kepada AM yang saat itu berada di Aceh dengan nilai sekitar Rp2 juta.
Tanpa menunggu lama, Dedi langsung mentransfer uang sebesar Rp2 juta kepada AM untuk pembelian barang tersebut.
Namun setelah uang ditransfer, komunikasi antara keduanya mendadak terputus.
Dedi mengaku terkejut ketika mengetahui nomor WhatsApp miliknya telah diblokir oleh AM sehingga tidak dapat lagi menghubunginya.
“Awalnya komunikasi masih normal seperti biasa. Setelah uang saya transfer, tiba-tiba nomor saya diblokir dan tidak bisa lagi menghubungi yang bersangkutan,” ujar Dedi.
Merasa dirugikan, Dedi kini berupaya mencari keberadaan AM melalui berbagai platform media sosial dengan harapan pria tersebut dapat memberikan klarifikasi sekaligus mempertanggungjawabkan uang yang telah ia transfer.
Dedi pun meminta AM untuk segera mengonfirmasi ihwal permasalahan tersebut serta mengembalikan kerugian sebesar Rp2 juta yang telah ia transfer.
Hingga saat ini, Dedi masih menunggu itikad baik dari AM untuk menyelesaikan persoalan tersebut secara kekeluargaan.
Namun jika tidak ada tanggapan, ia tidak menutup kemungkinan akan menempuh jalur hukum atas dugaan penipuan tersebut.
Kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati dalam melakukan transaksi atau penitipan pembelian barang kepada pihak lain, terutama yang dilakukan secara daring.
Saat berita ini tayang, belum ada laporan resmi dari pihak korban ke aparat penegak hukum. Pihak redaksi pun berusaha mencaritahu informasi lengkap dugaan kasus penipuan ini.
Eksplorasi konten lain dari Tren IDN
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.










