Bangunan Liar Kembali Bermunculan di Bantaran Kali Baru Tambun, Warga Resah

Tren IDN, Bekasi – Fenomena bangunan liar di bantaran Kali Baru, Desa Tridayasakti, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, kembali menjadi sorotan.

Meski belum lama ditertibkan aparat, kini bangunan semi permanen kembali berdiri di lokasi yang sama.

Pantauan dilokasi, tepat didepan Musala Baiturrahim, bangunan mulai berdiri di bantaran sungai sejak beberapa hari terakhir.

Kondisi ini menimbulkan keresahan, mengingat sebelumnya penertiban dilakukan untuk mencegah penyempitan aliran sungai dan potensi banjir.

Baca Tren Lainnya:  Puluhan Bangli di Kali Baru Tridayasakti 'Ambruk' Seluruhnya
Baca Tren Lainnya:  Berdiri Puluhan Tahun, Bangli di Kali Baru Tambun "Roboh"

“Baru saja ditertibkan, eh sekarang sudah berdiri lagi. Kami khawatir nanti banjir makin parah kalau bantaran sungai terus dipakai untuk bangunan liar,” ujar salah satu pemotor yang melintas, Bayu Rahmat, Senin (22/9/2025).

Warga berharap pemerintah desa dan aparat terkait segera turun tangan sebelum bangunan liar semakin banyak.

Mereka menilai, jika dibiarkan, penertiban yang lalu hanya akan sia-sia dan tidak memberikan efek jera.

“Bantaran sungai tidak boleh digunakan untuk tempat tinggal ataupun usaha. Tolong pastikan ada langkah penertiban ulang sekaligus pengawasan lebih ketat agar tidak terulang,” katanya.

Baca Tren Lainnya:  Pendaftar Pembinaan Karakter di Barak Militer Melonjak, Pemkot Depok Kewalahan!

Kini, warga sekitar hanya bisa berharap pemerintah bertindak cepat.

Mereka menekankan, bantaran Kali Baru harus benar-benar steril demi menjaga kelancaran aliran air dan mencegah risiko bencana banjir di musim penghujan yang sebentar lagi tiba. ***


Eksplorasi konten lain dari Tren IDN

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Eksplorasi konten lain dari Tren IDN

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca